Free Blog Content

Kamis, 24 Maret 2011

Yuk, Pangkas Pengeluaran yang Nggak Penting...


Selasa, 24/08/2010 10:45 WIB
Yuk, Pangkas Pengeluaran yang Nggak Penting...
Prilla Kinanti - detikFinance

Jakarta - Dalam menjalankan kehidupan sering sekali kita mengalami suatu kondisi dimana hal yang tidak terencana malah terjadi. Masalahnya lagi, ternyata hal yang tidak produktif cukup membebankan keuangan kita di kemudian hari.

Contoh yang paling sederhana ketika kita mengunjungi pusat perbelanjaan, toko, maupun pusat elektronik dsb. Dengan mudahnya pola belanja konsumtif terjadi apalagi didalam saku kita terselip beberapa kartu kredit yang memang diciptakan oleh penerbitnya untuk melakukan transaksi seperti itu.

Beberapa fakta konsumtif sering terjadi pada diri kita, hal ini terbukti dengan akrabnya kita dengan percakapan seperti dibawah ini:

"Duh, pengen beli baju deh"
"Eh katanya Gym disitu bagus loh, ikutan yuk"
"Hmm.., gue butuh jeans nih, yang lama udah ga nge-trend"
"Mana yang lebih asik ya?, ipad atau iphone 4?, atau dua-duanya aja deh"
"Nonton konser yuk, band 'itu' mau datang loh ke Jakarta, kapan lagi bisa nonton mereka?"

Selain akrab, mungkin anda sendiri yang mengalaminya. Seringkah kita mengalaminya?

Pembaca yang bijaksana, contoh kejadian diatas adalah hal yang disebut dengan budaya konsumtif, membeli barang, melakukan transaksi keuangan yang tidak terlalu dibutuhkan, hal ini dapat terjadi karena besarnya sifat emosional yang mengalahkan sifat rasional atau ego yang begitu besar hingga ingin memiliki sesuatu yang sama dengan teman atau rekannya agar bisa menjadi bagian dari mereka.

Membedakan antara kebutuhan dan keinginan

Sebenarnya ada jalan yang tepat untuk mengatasi contoh konsumtif diatas yakni, kita dapat melakukan identifikasi antara kebutuhan dan keinginan.

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kebutuhan? Kebutuhan adalah sesuatu hal yang diperlukan oleh manusia sehingga dapat mencapai kesejahteraan, sehingga bila ada diantara kebutuhan tersebut yang tidak terpenuhi maka manusia akan merasa tidak sejahtera atau kurang sejahtera. Dapat dikatakan bahwa kebutuhan adalah suatu hal yang harus ada.

Sedangkan keinginan adalah sesuatu tambahan atas kebutuhan yang diharapkan dapat dipenuhi sehingga manusia tersebut merasa lebih puas. Namun bila keinginan tidak terpenuhi maka sesungguhnya kesejahteraannya tidak berkurang.

Untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, harus dilihat dari segi fungsinya.
Terkadang anda menganggap keinginan sebagai kebutuhan yang wajib dipenuhi.

Inilah pola pikir yang harus diubah, karena jika anda tidak bisa membedakan antara keinginan dan kebutuhan maka konsekuensi logisnya anda tidak biasa membedakan pos pengeluaran yang perlu dan tidak perlu. Karena tidak bisa membedakan maka secara otomatis yang bersangkutan sudah pasti tidak akan bisa mengontrol pengeluaran, jika ini berlangsung kama sudah pasti anda akan mengalami defist keuangan dikemudian hari atau dikenal dengan istilah besar pasak dari pada tiang.

Lalu bagaimana caranya agar tidak menjadi defisit? Ada dua cara yaitu pertama melakukan usaha tambahan agar gaji atau pendapatan bertambah, cara kedua adalah melakukan control atau pengendalian pengeluaran yang tidak perlu.

Cara kedua tentu harus menjadi cara yang lebih mudah karena hanya melibatkan diri sendiri, sedang cara pertama tentu harus melibatkan orang lain, minimal bos anda agar kerja anda dapat dinilai baik oleh sang bos sehingga gaji menjadi meningkat. Dalam hal ini cara pertama akan lebih memakan waktu.

Agar lebih jelasnya silahkan lihat contoh kasus berikut:

Misalkan seseorang wanita mempunyai gaji sebesar Rp 2.290.000 per bulan, tetapi total pengeluaran untuk biaya hidup, cicilan motor dan utang kartu kredit serta premi asuransi anda adalah sebesar Rp 2.665.000 per bulan. Ini menujukan bahwa wanita tersebut mengalami defisit yakni sebesar Rp 375.000, dengan defisit ini berarti ia tidak memiliki pos dana untuk tabungan, ivestasi, maupun dana darurat.

Dengan kondisi seperti ini pula (defisit) ia akan menutupinya dengan melakukan utang (melalui kartu kredit), pada akhirnya wanita ini kelak akan gali lubang tutup lubang.

Sebelum kondisi gali dan tutup lubang terjadi maka ada sebuah cara yang sederhana untuk memperbaikinya adalah dengan mengendalikan pengeluaran yang tidak perlu.
Berikut ini adalah rinciannya:

Tabel





Mari kita evaluasi catatan pemasukan dan pengeluaran diatas dengan cara seperti yang dituliskan di awal "mengendalikan pengeluaran yang tidak perlu". Contohnya cable TV, ini adalah pengeluaran yang tidak perlu atau tidak wajib, anda dapat memonton acara TV tanpa menggunakan cable TV.

Lainnya adalah Fitness membership, anda dapat berolah raga tanpa pergi ke fitness centre bukan? Salon, cosmetic, langganan koran juga bukan termasuk dalam pos pengeluaran yang wajib, bukankah koran online saat ini sudah banyak? Dapat dibaca melalui internet?

Demikian juga dengan transportasi, sebelumnya ia sering melakukan kombinasi menggunakan angkutan umum (taksi) dengan kendaraan sendiri (motor) namun dengan efisiensi, penggunaan kendaraan pribadi dioptimalkan.

Bayangkan jika ia mengkapus cable TV, fitness membership, salon, cosmetic, dan langganan majalah serta efisiensi penggunaan kendaraan maka wanita tersebut sudah dapat menekan defisit sebesar Rp 375.000,00 per bulan, bahkan lebih dari itu ia memiliki tabungan, investasi serta pos dana darurat sebesar Rp 250.000,00 per bulannya.

Terkadang pengeluaran lebih besar dari pada pemasukan belum tentu karena pemasukannya yang terlalu sedkit tetapi karena kebiasaan menghamburkan uang. Bahkan jika anda memiliki pekerjaan dengan 'gaji tertinggi' di dunia pun, anda dapat berada dibawah hutang akibat kebiasaan anda.

Anda dapat mengendalikan pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu tersebut jika anda mau. Memang tidak mudah untuk merubahnya tetapi pasti bisa jika mau. Selamat mencoba!

Prilla Kinanti, Associate Financial Planner TGRM Perencana Keuangan (qom/qom)

Hargai Diri dengan Kewajiban Menabung


Senin, 26/07/2010 07:02 WIB
Perencana Keuangan
Hargai Diri dengan Kewajiban Menabung
Budi Cahyadi - detikFinance



Jakarta - Tak jarang kita mendengar penolakan, seperti: "Aduh, mahal sekali biaya di calon sekolah pilihanmu Nak. Nampaknya kami tak mampu membiayainya. Kamu tahu kan ? Ayah tidak punya uang sebanyak itu. Pilih saja sekolahan yang lebih murah".

Sudah dapat ditebak suasana hati si anak, yang kecewa tidak mendapatkan apa yang didambakannya. Tidak jarang pula sang Ayah menyesal. "Kalau saja aku menabung sejak dulu, tentu anakku tak perlu kecewa seperti ini". Nasi sudah menjadi bubur.

Masihkah ada solusi untuk tidak membuat kecewa si anak? Ada. Pinjam uang. Yang berarti utang. Saya rasa para pembaca setuju, bahwa hal ini hanyalah solusi semu alias memindahkan masalah. Selesai masalah untuk menghindari kekecewaan si kecil, pindah menjadi masalah dikejar hutang, yang tidak jarang berujung pada masalah besar dalam kehidupan rumah tangga kita. Sebuah bencana bukan?

Betapa hal 'kecil' yang disebut menabung dapat membuat perbedaan dalam hidup kita. Sayangnya kesadaran menabung dimasyarakat kita dewasa ini masih minim. Berbagai macam alasan muncul disaat sebenarnya kita punya kemampuan untuk menabung, seperti : "Masih banyak keperluan, mudah-mudahan nanti ada sisanya, baru saya tabung".

Penundaan seperti ini sering berujung pada: tidak pernah sempat menabung. Waktu terus berjalan, tanpa sadar sampailah kita pada masa untuk tinggal 'menyesal'. Apakah hal seperti ini akan Anda biarkan tejadi dalam hidup Anda?

Para pembaca yang budiman, mengutip kata bijak dari Mother Teresa: 'Yesterday is gone. Tomorrow has not yet come. We have only today. Let us begin'. Marilah mulai menabung sekarang.

Bagaimana caranya untuk memastikan bahwa aktivitas menabung kita akan memberikan hasil yang optimal? Pada saat kita menerima pendapatan rutin setiap bulan, sudah barang tentu akan mengalir menjadi pengeluaran rutin bulanan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga (sebut saja Belanja), membayar kewajiban seperti tagihan kartu kredit, cicilan rumah, cicilan kendaraan dll, serta mengalokasikan dana untuk tabungan. Mana dulu yang harus dibayar? .
Mari kita tinjau beberapa pola aliran dana rutin berikut ini:

Pola 1.

Pendapatan -> Belanja -> Kewajiban -> Menabung

Pada pola yang pertama ini, belanja didahulukan, kemudian baru membayar kewajiban dan sisanya untuk menabung. Kebanyakan dari kita menggunakan pola ini dalam kehidupan sehari-hari. Kelebihan pada pola ini adalah semua kebutuhan belanja anda dan kewajiban(atau sebagian) anda terpenuhi. Namun biasanya kebutuhan belanja bervariasi, mulai dari kebutuhan primer sampai barang yang diinginkan namun tidak dibutuhkan terbeli.

Kemungkinan Anda membelanjakan semua dana yang ada sangat tinggi sehingga tidak semua kewajiban terbayar dan tidak ada sisa lagi untuk menabung. Kecuali Anda adalah orang yang sangat hemat dalam belanja.

Untuk jangka panjang, pola ini akan sangat sulit dalam mendapatkan arus kas positif, bahkan akan menjadi beban bulan berikutnya (yang sebetulnya tidak perlu terjadi), mengingat masih ada tunggakan cicilan yang tentunya akan terkena bunga majemuk (bunga berbunga).

Pola 2.

Pendapatan -> Kewajiban -> Belanja -> Menabung

Pada pola kedua ini, karena kewajiban dibayar lebih dulu, maka Anda akan terhindar dari beban biaya yang tidak perlu dalam bentuk beban bunga majemuk akibat penundaan pembayaran kewajiban tersebut di bulan berikutnya. Namun tetap saja kemungkinan Anda akan menghabiskan dana yang tersisa untuk belanja masih sangat tinggi. Sehingga tidak ada sisa untuk menabung.

Pola 3.

Pendapatan -> Menabung -> Kewajiban -> Belanja

Menurut hemat saya, pola ketiga ini adalah yang terbaik. Artinya, Anda mewajibkan diri untuk memotong pendapatan Anda untuk menabung lebih dulu. Ada baiknya Anda merubah "Mind set" tentang tabungan ini dengan konsep "Paying yourself first" sebagai prinsip utama dalam buku "The Richest Man in Babylon" karangan George S. Clason (baca deh!). Dalam buku ini memberikan inspirasi bahwa anda sebaiknya menghargai segala usaha anda selama ini dengan membayar diri sendiri paling tidak (minimal) 10 % dari pendapatan Anda dalam bentuk tabungan wajib Anda sebelum membayar kewajiban Anda dan membelanjakannya.

Hal ini akan memberikan keleluasaan bagi peningkatan aset Anda melalui dana tabungan yang terkumpul. Dana tabungan tersebut akan menjadi "Income Generating Asset" atau Aset yang memiliki kemampuan mengembangkan dirinya sendiri yang akan memberi Anda "passive Income". Tentu besarnya pendapatan pasif ini bergantung pada instrumen keuangan yang anda pilih untuk menempatkan dana tabungan Anda (bacalah artikel-artikel kami sebelumnya).

Setelah itu bayar dulu semua kewajiban Anda. Dan selanjutnya Anda bebas berbelanja tanpa kekhawatiran. (cukup ngga cukup, harus cukup!).

Dengan pola yang ketiga ini akan memberikan kepastian akan bertambahnya aset Anda, sesuai dengan tujuan-tujuan financial yang Anda rencanakan. Terlebih lagi, kalimat penolakan (karena ngga punya uang) pada paragraph pertama artikel ini tidak akan pernah terjadi.

Para pembaca yang bijak, tentu Anda setuju bahwa menabung itu wajib hukumnya. Mari kita lakukan dengan benar, dengan memprioritaskannya sebagai hal pokok dalam kehidupan kita. Dengan ditambah kedisiplinan dan persistensi dalam menabung tentu akan lebih memberikan kepastian atas pencapaian tujuan-tujuan financial Anda dimasa depan. Semoga bermanfaat.

Budi Cahyadi MM, CFP®, TGRM Perencana Keuangan.

Rabu, 09 Maret 2011

Jok Motor Khusus Bonceng Bocah


Jakarta - Bagi para pengguna motor yang memiliki anak yang masih kecil tentu pernah merasakan sulitnya membonceng anak tersebut. Selain itu, keamanan ketika membonceng pun membuat orang tua jadi resah dan was-was.

Nah karena itu, piranti bernama Helmiat Bonceng Bocah (HBB) ini sepertinya pantas untuk dilirik. Sebab selain bentuknya praktis, HBB juga meningkatkan rasa aman ketika membawa anak mengendarai sepeda motor.

"Sebenarnya lahirnya produk ini didasari pada keprihatinan saya melihat
banyaknya orang tua yang membonceng anaknya sembarangan. Padahal nyawa dan keselamatan anak itu kita pertaruhkan," ungkap pemilik HBB Helmi Wahyudin kepada detikOto.

Dengan HBB, maka si anak akan lebih aman. Cara pemakaian piranti yang mirip kursi ini pun cukup mudah. Cukup mendudukkan anak ke posisi boncengan, lalu pasangkan seatbelt.

"Alat ini sudah kita patenkan dan sudah menjalani serangkaian tes keamanan di FT-UI (Fakultas Teknik Universitas Indonesia) dan aman sampai 50 kg. Jadi keamanannya terjamin," tandasnya.

HBB yang diproduksi di daerah Depok, Jawa Barat ini terbuat dari bahan stainless steel dan menurut Helmi didesain untuk anak usia 2-10 tahun dan sangat praktis untuk dipasang dan dilepas sesuai kebutuhan.

Apalagi di joknya tergambar beberapa figur kartun yang mampu menarik perhatian anak-anak. "Tapi meski menggunakan alat ini, jangan lupa pakaikan helm ke anak untuk memaksimalkan keamanan si anak selama perjalanan," imbuhnya.

Sementara untuk harganya, HBB di jual dengan dua jenis, jok dengan sandaran rendah berharga Rp 300 ribu dan yang sandarannya lebih tinggi berharga Rp 350 ribu.
( syu / ddn )

Rabu, 09 Februari 2011

Cara Singkat Memanggil Program Lewat RUN

Ctrl + Shift + Esc : task manager
Num Lock + * : open all sub-folder in windows explorer
Backspace : back
Shift + F10 : menu properties
Shift + Tab : up one level
F1 : help
F2 : rename
F3 : find universal
F4 : move to address bar
F5 : refresh
F6 : move to address bar & windows
Alt + F4 : close window universal
Alt + Enter : full screen & right click, properties
Alt + Space : menu
Alt + Tab : change display – easier
Alt + Esc : change display – harder
Windows key + D : minimize & maximize window
Windows key + E : windows explorer
Windows key + F : find universal
Windows key + L : lock windows
Windows key + M : minimize all windows
Windows key + R : run
Windows key + U : utility manager
Windows key + Pause/Break : system properties
Ctrl + A : select All
Ctrl + C : copy
Ctrl + D : delete
Ctrl + E : find in window
Ctrl + F : find universal
Ctrl + H : history
Ctrl + I : favorite
Ctrl + R : refresh
Ctrl + S : save
Ctrl + V : paste
Ctrl + W : close window
Ctrl + X : cut
Ctrl + Z : undo
Ctrl + Esc : start menu
shortcut yang di ketik di run
- access.cpl = accessibility options
- appwiz.cpl = add or remove programs
- desk.cpl = display properties
- firewall.cpl = windows firewall
- hdwwiz.cpl = add hardware wizard
- ImageDrive.cpl = nero image drive
- inetcpl.cpl = internet properties
- intl.cpl = regional and language options
- joy.cpl = game controllers
- main.cpl = mouse properties
- mmsys.cpl = sounds and audio devices poperties
- ncpa.cpl = network connections
- netsetup.cpl = network setup wizard
- nusrmgr.cpl = user accounts
- odbccp32.cpl = odbc data source administrator
- powercfg.cpl = power options properties
- QuickTime.cpl = quick time settings
- sysdm.cpl = system properties
- telephon.cpl = location information
- timedate.cpl = date and time properties
- tweakmanager.cpl = winguides tweak manager
- wscui.cpl = windows security center
- wuaucpl.cpl = automatic updates
- S32LUCP1.CPL = liveupdate configuration
- Adobe Gamma.cpl = adobe gamma
- sapi.cpl = speech properties
- MLCFG32.CPL = mail
- sqlslic.cpl = choose licensing mode
system properties pake windows+pause/break

Kamis, 20 Januari 2011

Daftar alamat dan nomor telpon Departemen

KEMENTERIAN KOORDINATOR

Bidang Kesejahteraan Rakyat

Bidang Perekonomian
Alamat : Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta 10310
Telepon : (021) 3808384, 3850119
Fax : (021) 3440394

Bidang Politik dan Keamanan
Alamat : Jl. Merdeka Utara No. 7 Jakarta 10110
Telepon : (021) 3849453, 3451064
Fax : (021) 3450918


DEPARTEMEN

Departemen Agama (Ministry of Religious Affairs)
Alamat : Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4 Jakarta 10710
Telepon : (021) 381-1679
Fax : (021) 381-1436

Departemen Dalam Negeri (Ministry of Home Affairs)
Alamat : Jl. Merdeka Utara No. 7 Jakarta 10110
Telepon : (021) 345-0058, 384-2222
Fax : (021) 383-1193

Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral (Ministry of Energy and Mineral Resources)
Alamat : Jl. Merdeka Selatan 18 Jakarta 10110
Telepon : (021) 380-4242, 381-3233
Fax : (021) 384-7461

Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia (HAM) (Ministry of Justice and Human Rights)
Alamat : Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 6-7 Kuningan, Jakarta 12940
Telepon : (021) 525-3004 Ext. 258, 526-5989
Fax : (021) 526-3082

Departemen Kehutanan (Ministry of Forestry)
Alamat : Gedung Manggala Wanabakti, Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta
Telepon : (021) 573-1820
Fax : (021) 570-0226

Departemen Kelautan dan Perikanan (Ministry of Marine Affairs and Fisheries)
Alamat : Ex. Gedung Humpuss, Jl. Merdeka Timur No. 16, Jakarta
Telepon : (021) 350-0023
Fax : (021) 351-9133

Departemen Kesehatan (Ministry of Health)
Alamat : Jl. H.R. Rasuna Said Blok X 5 Kav. 4-9, Blok A, 2nd Floor,
Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-1590
Fax : (021) 520-1591

Departemen Keuangan (Ministry of Finance)
Alamat : Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta 10710
Telepon : (021) 384-1067, 381-4324
Fax : (021) 380-8395

Departemen Luar Negeri (Ministry of Foreign Affairs)
Alamat : Jl. Taman Pejambon No. 6 Jakarta
Telepon : (021) 344-1508, 345-6014
Fax : (021) 380-5511

Departemen Pendidikan (Ministry of National Education)
Alamat : Jend. Sudirman Pintu 1, Senayan, Jakarta 10002
Telepon : (021) 573-1618, 573-6870
Fax : (021) 573-6870

Departemen Perhubungan (Ministry of Communication)
Alamat : Jl. Merdeka Barat No. 8 Jakarta 10110
Telepon : (021) 381-1308
Fax : (021) 345-1657

Departemen Perindustrian dan Perdagangan (Ministry of Industry and Trade)
Alamat : Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 52-53, 2nd Floor, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-6548
Fax : (021) 522-9592

Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah (Ministry of Settlement and Regional Infrastructure)
Alamat : Jl. Patimura No. 20, Kebayoran Baru, Jakarta
Telepon : (021) 724-7564, 739-7758
Fax : (021) 726-0855

Departemen Pertahanan (Ministry of Defence)
Alamat : Jl. Merdeka Barat 13-14 Jakarta 10110
Telepon : (021) 345-6184, 381-2028
Fax :

Departemen Pertanian (Ministry of Agriculture)
Alamat : Jl. Harsono RM. No. 3 Ragunan , Pasar Minggu Jakarta 12550
Telepon : (021) 780-4056
Fax : (021) 780-4237

Departemen Sosial (Ministry of Social Affairs)
Alamat : Jl. salemba Raya No. 28 Jakarta 10430
Telepon : (021) 310-3781, 310-3591
Fax : (021) 310-3783

Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Ministry of Manpower and Transmigration)
Alamat : Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 51 Jakarta 12950
Telepon : (021) 522-9285, 798-9924
Fax : (021) 797-4488


NON DEPARTEMEN/KEMENTERIAN NEGARA

Bank Indonesia (Bank of Indonesia)
Alamat : Jl. MH Thamrin 2, Jakarta 10010
Telepon : (021) 231-0847, 231-0408
Fax : (021) 350-1867

Kejaksaan Agung (Attorney General)
Alamat : Jl. Sultan Hasanudin No. 1 Kebayoran Baru, Jakarta 12160
Telepon : (021) 720-8577, 725-1403
Fax : (021) 725-1277

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (Ministry of State Owned Enterprises)
Alamat : Jl. Dr. Wahidin Raya No. 2 Jakarta
Telepon : (021) 577-2776, 386-4449
Fax : (021) 384-1094

Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Ministry of Culture and Tourism)
Alamat : Jl. Medan Merdeka Barat 17, Jakarta 10110
Telepon : (021) 384-9142, 345-6705
Fax : (021) 387-7600, 384-8245

Kementerian Komunikasi dan Informasi (Ministry of Communications and Information)
Alamat : Jl. Medan Merdeka Barat No. 9 Jakarta 10110
Telepon : (021) 384-4227
Fax : (021) 386-7600

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Ministry of Cooperatives, Small and Medium Enterprises)
Alamat : H.R. Rasuna Said Kav. 3-5, Kuningan, Jakarta 12940
Telepon : (021) 520-4375
Fax : (021) 522-0849

Kementerian Lingkungan Hidup (Ministry of Environment)
Alamat : B Building, 2nd Floor, Jl. DI. Panjaitan, Kav. 24 Kebon Nanas,
Jakarta 13410
Telepon : (021) 858-0103
Fax : (021) 858-0101

Kementerian Pemberdayaan Perempuan (Ministry of Women Empowerment)
Alamat : Jl. Medan Merdeka Barat No. 15 Jakarta 10110
Telepon : (021) 380-539, 380-563
Fax : (021) 381-0052

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Ministry of Administrative Reform)
Alamat : Jl. Jend. Sudirman Kav. 69, Jakarta
Telepon : (021) 739-8381, 739-8341
Fax : (021) 739-8385, 739-8389

Kementerian Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia
Alamat : Menara Saidah, 18th floor. Jl. MT Haryono Kav. 29-30 Jakarta
Telepon : (021) 7918-6444, 7918-6654
Fax : (021) 7918-6654

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Ministry of National Development Planning)
Alamat : Jl. Taman Suropati No. 2, Jakarta
Telepon : (021) 334-811, 3190-6288
Fax : (021) 314-5374

Kementerian Riset dan Teknologi (Ministry of Research and Technology)
Alamat : Gedung BPPT II, 2nd Floor, Jl. MH. Thamrin 8, Jakarta 10340
Telepon : (021) 316-9960, 316-9961
Fax : (021) 391-1789

Panglima TNI (Military Commander in Chief)
Alamat : Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta 13870
Telepon : (021) 8459-1244, 8459-1243
Fax : (021) 845-6805

Sekretariat Negara Republik Indonesia (State Secretary Republic of Indonesia)
Alamat : Gedung Utama Setneg, Jl. Veteran No. 17 Jakarta 10110
Telepon : (021) 384-5627, Ext. 4201, 4202

Daftar Rumah Sakit dan Klinik di Bekasi



rumahsakit

Bila ada perubahan data baik Alamat, NoTelp ataupun Fax, mohon hubungi (email) kami untuk dilakukan pengupdatan kembali. Terima Kasih.

1. APOTIK & KLINIK LEGENDA SEHAT
JL.ZAMRUD UTARA BLOK U16 NO.100 KOTA LEGENDA
Telp: 021-82600148
Fax : 021-82606179

2. KLINIK & RB AL-MULTAZAM
JL.RAYA PERUM JATIMULYA, PENGKALAN KOASI, K-19, TAMBUN
Telp: 021-8215101|021-8215102
Fax : 021-82416678

3. KLINIK & RB ANGELIKA (RB DEBORAH)
PERUMAHAN PONDOK TANAH MAS JL.BOSIH RAYA BLOK E15 NO.12-13 CIBITUNG
Telp:021-88330750

4. KLINIK & RB JATIMULYA MEDICAL CENTRE
JL.JATIMULYA RAYA NO.14 BEKASI
Telp: 021-8203785
Fax : 021-8203785

5. KLINIK & RB PERMATA BUNDA SETU
PERUM GRAHA MUSTIKA MEDIA BLOK A.2 NO.15 SETU – BEKASI
Telp: 82611729
Fax : 82611729

6. KLINIK & RB SETIA
JL.RAYA SERANG – CIBARUSAH NO.41 BEKASI
Telp: 021-8971240
Fax : 021-8975249

7. KLINIK & RB RIDHOKA SALMA
JL. RAYA IMAM BONJOL No. 7, Gardu Sawah CIKARANG BARAT, CIBITUNG
Telp: 021-89116527
Fax : 021-89116528

8. KLINIK & RB TIARA BUNDA (Baru)
JL. Perjuangan No. 1, Teluk Pucung
Telp: 021-89131010
Fax : -

9. KLINIK DEWI MEDIKA LESTARI
TAMAN BUMYAGARA BLOK C1 NO.1GRAHA HARAPAN,MUSTIKA JAYA, BEKASI TIMUR
Telp: 021-82601455
Fax : -

10. KLINIK DHARMA BHAKTI
JL.RAYA BOSIH BLOK A4 NO.23 PONDOK TANAH MAS, CIBITUNG – BEKASI
Telp: 021-8831441
Fax : 021-8831441

11. KLINIK Dr. ROCKY
JL. PONDOK PEKAYON INDAH BLOK.DD38 NO.11 – BEKASI
Telp: 8208644
Fax : -

12. KLINIK FAJAR MEDIKA
RUKO KAWASAN INDUSTRI MM2100, CIBITUNG
Telp: 021-8981162
Fax : 021-8981162

13. KLINIK HARAPAN SEHAT
JL.TEUKU UMAR NO.33 CIBITUNG
Telp: 021-88336674
Fax : 021-8901126

14. KLINIK HOSANA MEDIKA III
JL.TEUKU UMAR NO.19 CIBITUNG
Telp: 021-8833 8414
Fax : 021-8833 8413

15. KLINIK HOSANA MEDIKA IV
JL. MANGUN JAYA I BLOK A NO.6 TAMBUN-BEKASI
Telp: 021-88363507
Fax : -

16. KLINIK KARYA MEDIKA I
JL. IR H JUANDA NO.38 C
Telp: 021-8801293|021-8800381
Fax : 021-8816137

17. KLINIK KARYA MEDIKA III (APOTIK MEKAR ASRI)
JL. PERJUANGAN, NO.30C, TELUK BUYUNG
Telp: 021-8851152
Fax : 021-8851152

18. KLINIK KARYA MEDIKA IV
JL. NAROGONG RAYA, KM.11, BANTAR GEBANG
Telp: 021-8254629|021-8254630
Fax : 021-8254629

19. KLINIK MELVIANA
JL. SAPARUA RAYA NO.239 – 240 PERUMNAS III BEKASI
Telp: 021-8807610 / 88354744|
Fax : 021-88341291

20. KLINIK MHT BEKASI
JL.H.M JOYO MARTONO NO.31B BEKASI TIMUR
Telp: 021-8814262
Fax : 021-8814262

21. KLINIK MITRA MEDIKA
JL.AGUS SALIM 52F BEKASI
Telp: 021-8802457
Fax : 021-8802457

22. KLINIK MITRA PEKERJA
JL.SULTAN HASANUDIN NO.79A/B TAMBUN
Telp: 021-88345477|-
Fax : 021-88366713

23. KLINIK MULYA MEDIKA (APOTIK MURNI)
JL. RAYA JATI MULYA, NO.1, BEKASI TIMUR
Telp: 021-8203272
Fax : 021-8203272

24. KLINIK MULYA MEDIKA II
JL. PERUMAHAN GRAMA PURI, BLOK D1, NO.5, CIBITUNG
Telp: 021-88362481
Fax : 021-88362481

25. KLINIK MUTIARA I (CITRA HUSADA I)
JL. SULTAN HASANUDIN, NO.14, TAMBUN
Telp: 021-88365688
Fax : 021-88337919

26. KLINIK PERMATA BUNDA BEKASI
JL. BOSIH RAYA RUKO KARTIKA WANASARI Blok.C1/4 CIBITUNG
Telp: 88373158
Fax : -

27. KLINIK PURI NUSAPHALA
JL.CITRA INDAH A/14 PERUM PURI NUSAPALA JATI ASIH
Telp: 021-82440368/7
Fax : -

28. KLINIK SADRINA MEDIKA I
JL. PERUM MUTIARA GADING TIMUR BLOK.A7 NO.5 KEL.MUSTIKA JAYA – BEKASI TIMUR
Telp: 021-82613888
Fax : -

29. KLINIK SADRINA MEDIKA II
JL. PERUM BEKASI TIMUR REGENSI BLOK.H2 NO.12, BEKASI – TIMUR
Telp: 021-82612828
Fax : -

30. KLINIK SEHAT SEJAHTERA I
JL. RAYA NUSANTARA No.2 PERUMNAS III BEKASI TIMUR
Telp: 021-88349427
Fax : 88349427

31. KLINIK SEHAT SEJAHTERA II
PERUM REGENSI – BEKASI TIMUR
Telp: 021-88367194
Fax : 88349427

32. KLINIK TAMBUN SEHAT
RUKO NIAGA KALIMAS II BLOK A2 JL.INSPEKSI KALIMALANG KM.37 TAMBUN
Telp: 021-88374623|-
Fax : 021-88374707

33. RS. ANANDA BEKASI
JL.SULTAN AGUNG NO.17, MEDAN SATRIA BEKASI
Telp: 021-8854338|
Fax : 021- 88950141

34. RS. BHAKTI KARTINI
JL. KARTINI, NO.11
Telp: 021-8801954|
Fax : 021-8824228

35. RS. BUDI LESTARI
JL.KH.NOER ALIE, NO.2 DEPAN PERUMNAS II, KALIMALANG
Telp: 021-8842336|021-8893486
Fax : 021-8893487

36. RS. CITRA HARAPAN
JL. RAYA HARAPAN INDAH KAW.SENTRA NIAGA NO.3-5 MEDAN SATRIA
Telp: 021-88870606/88870909
Fax : 021-88975555

37. RS. CITRA MEDIKA
JL.RAYA H.BOSIH NO.117 DS.WANASARI,CIBITUNG-BEKASI
Telp: 021-88372886|-
Fax : 021-88372866

38. RS. GRAHA JUANDA
JL. IR. H. JUANDA, NO.326
Telp: 021-8811832,8821004|021- 8811832
Fax : 021 – 8834680

39. RS. HOSANA MEDIKA BEKASI
JL.PRAMUKA NO.12 RAWA LUMBU
Telp: 021-8224587|
Fax : 021-8221547

40. RS. KARYA MEDIKA CIBITUNG
JL. RAYA IMAM BONJOL, NO.9B, CIKARANG BARAT, CIBITUNG
Telp: 021-8900190-1 & 8903003-4
Fax : 021-89107753

41. RS. MEDIKA GALAXI
JL.GARDENIA RAYA SELATAN BLOK BA1 NO.11
Telp: 021-82417777
Fax : 021-82414087

42. RS. MEKAR SARI
JL. MEKAR SARI, NO.1
Telp: 021-8802641|021-8813787
Fax : 021-8810055

43. RS. MITRA KELUARGA BEKASI BARAT
JL. JEND. A.YANI, BEKASI BARAT
Telp: 021-8853333
Fax : 021-8842550/8855000

44. RS. MITRA KELUARGA BEKASI TIMUR
JL.PENGASINAN RAWA SEMUT MARGAHAYU, BEKASI TIMUR
Telp: 021-881 7777
Fax : 021-8820707

45. RS. RAWA LUMBU Jl. Dasa Darma No.20-23 Rawa Lumbu
Telp: 021-82422511/82422511
Fax : 021-82422511

46. RS. SETO HASBADI
JL. RAYA SEROJA NO.19 BEKASI
Telp: 021-889 58674-5|021-8866141-2
Fax : 021-884 9383/8895867

47. RS. ST.ELISABETH – BEKASI
JL.RAYA NAROGONG NO.202 KEMANG PRATAMA
Telp: 021-82430101|021-82432082
Fax : 021-82432083

48. RSB. JUWITA
JL. M. HASIBUAN. No. 78, BEKASI
Telp: 021-8829590-1
Fax : 021-8829592

49. RSB. PERMATA BUNDA BEKASI
PERUM GRAMAPURI TAMANSARI C1/8-10 CIBITUNG
Telp: 021-88328001
Fax : 88328002

50. RSIA. ANNA
JL. PEKAYON RAYA NO.36, BEKASI SELATAN
Telp: (62-21) 82432211
(62-21) 82419079

51. RSIA. BELLA
JL. IR. JUANDA, NO.141
Telp: 021-880 1775/ 880177|021- 880177
Fax : 021-88342438

52. RSIA. HERMINA BEKASI
JL. KEMAKMURAN, NO.39, MARGAJAYA
Telp: 021-8842121/30
Fax : 021- 88952275

53. RSIA. JATI SAMPURNA
JL. STUDIO ANTV KRANGGAN
Telp: 021-8451457
Fax : -

54. RSIA. KARTIKA HUSADA
JL.MANGUN JAYA RAYA KP.RUKEM RT.003/013, DESA MANGUN JAYA, TAMBUN – BEKASI
Telp: 021-88338346|021-9172736
Fax : 021-88327281

55. RSIA. SENTOSA
JL. PAHLAWAN, NO.60 DUREN JAYA, BEKASI TIMUR
Telp: 021-880 6140
Fax : 021-881 4950

Rabu, 19 Januari 2011

Bahaya Terjatuh Pada Posisi Terduduk


Rabu, 19/01/2011 16:32 WIB
Merry Wahyuningsih - detikHealth

Jakarta, Seringkali orang terjatuh dalam posisi terduduk, seperti terpeleset atau terjatuh dari tangga. Jatuh dengan posisi duduk rasanya nyeri bukan kepalang. Selain nyeri, ada bahaya lain lho bila terjatuh dalam posisi terduduk.

Jatuh dalam posisi terduduk bisa sangat membahayakan karena bisa mengalami cedera pada tulang ekor yang terhubung dengan saraf di tulang belakang.

Tulang ekor (coccyx) merupakan salah satu tulang terkecil dalam tubuh, tetapi bisa menyebabkan sakit yang luar biasa dan masalah kesehatan serius bila mengalami cedera pada saat terjatuh.

Tulang ekor terletak di ujung bawah tulang belakang. Ruas tulang ini biasanya terlindungi dengan baik, tetapi ketika terluka saat jatuh atau trauma lain, maka tulang ekor bisa memar atau dislokasi tulang.

Segala bentuk cedera pada tulang ekor dapat menyebabkan masalah serius karena terdapat banyak saraf dan otot yang melekat pada tulang ekor, seperti saraf yang mengelilingi seluruh tulang belakang, otot-otot dasar panggul, daerah usus, serta paha dan kaki bagian atas.

Beberapa bahaya bila mengalami cedera tulang ekor seperti dilansir Webmd dan coccyx.org, Rabu (19/1/2011) adalah:

1. Sakit saat atau setelah duduk
2. Sakit akut ketika bergerak dari duduk ke berdiri
3. Sakit kepala parah
4. Nyeri di seluruh tubuh terutama pinggang dan panggul
5. Nyeri di daerah tulang ekor yang tidak mereda dalam jangka waktu lama (coccygodynia)
6. Mengalami masalah pencernaan kronis, terutama sembelit.
7. Kram hebat saat menstruasi
8. Depresi dan susah tidur
9. Sakit saat melakukan hubungan seksual


Selain terjatuh dalam posisi duduk, cedera tulang ekor juga bisa terjadi karena kondisi berikut:

1. Posisi duduk yang salah
2. Pukulan langsung ke tulang belakang,
3. Terluka atau patah tulang ekor saat persalinan
4. Tegang atau gesekan berulang-ulang seperti gerakan pada mendayung dan bersepeda
5. Infeksi atau tumor pada tulang ekor


Beberapa masalah kesehatan dapat muncul tepat setelah cedera tulang ekor, sementara yang lain muncul pada bulan atau tahun berikutnya.

Cedera tulang ekor lebih sering terjadi pada perempuan karena bentuk panggul perempuan membuat tulang ekornya lebih terbuka.